December 2011
2 posts
November 2011
7 posts
Jadwal Open Mic di Bandung
Setiap hari Minggu jam 17.00 di Bober Cafe, Jl. Riau 123. Reservasi tempat: 022-7234295.
Setiap hari Selasa jam 19.00 di Clio Cafe, Jl. Supratman 43. Reservasi tempat: 022- 7234235.
Untuk pendaftaran ikut jajal panggung di open mic bisa mention di twitter kami @StandUpIndo_BDG
VIVA LA KOMTUNG!
Fungsi dan Tugas MC dan Admin di Open Mic
*dikutip dari tweet @ramonpapana*
MC. Hrs dipahami pentingnya fungsi MC sebagai Master of Ceremony yg mengantar jalannya acara (yg mengatur stage mgr atau admin)
MC selain memegang Line Up list juga daftar tamu, sponsor, atau pesan penting yg hrs disampaikan sepanjang acara (jgn lupa angkat cafe yg tlh bersedia tempat)
Sy hadir di bbrp OpenMic yg MC nya lebih “pelan” dr Comic. Jangan ! MC harus lebih “keras” dr comic. Angkat suasana. Jgn pikir mau melucu dulu kecuali memang sdh biasa
MC wajib informasikan “apa ituOpen Mic” hingga penonton siap dgn yang msh coba coba dan tdk lucu tp tetap appreciate. Ulangi sepanjang acara
MC boleh mengomentari Comic dlm usaha menghidupkan suasana dan menyemangati Comic pemula tp usahakan “adil” dan Humoris
Di Luar Negeri sana biasanya MC/Host nya Mnager / bahkan Club Owner yg komentar membangun unt.calon comic tp ada juga yang sadist lho
MC bisa menghangatkan suasana dan memancing tepuk tangan dan ketawa ketika melempar Jokes sambil informatif di awal acara
Fair nya urutan penampilan Comic adalah “siapa daftar duluan tampil duluan, tp Admin/MC bisa mengaturnya juga demi kesuksesan acara
Open Mic Tdk ada Opener,MidAct /Headliner! kl Comic”senior” tampil bisa disebut Bintang tamu unt nambah bobot acara & newcomic Study the Pro
Perhatikan jg bhw OpenMic kerjasama dgn Cafe/Resto/Venue yg=bisnis. Beri kesempatan unt “jualan”&support krn bisa jadi cuma itu interest mrk
Open Mic pada dasarnya wadah u belajar /melatih diri, jadi banyaknya penonton/”pecah”nya acara tdk jadi ukuran sukes tp banyaknya calon Comic
Perhatikan jg bhw OpenMic kerjasama dgn Cafe/Resto/Venue yg=bisnis. Beri kesempatan unt “jualan”&support krn bisa jadi cuma itu interest mrk
Kadang sy lihat penonton terlalu sesak dan “waiter” tdk bisa service apalagi jualan. MC atau Admin diharap bisa mengatur agar everybody happy
Di setiap kesempatan Open Mic Admin hrs berhasil ngumpulkan data peserta &peminat selengkap2nya unt data base.
MC menjelaskan “rules of the game” (waktu, tanda, urutan, dll) diawal acara dan boleh disebut lagi sepanjang acara
MC hrs full informasi ttg acara Open Mic “apa,bagaimana,ke berapa, nantinya bagaimana, dsb” banyak org baru kenal stand up apalagi Open mic
Penanggung jawab acara ttp hrs ada.Jgn kaget (terutama di daerah) ada”kunjungan” dr pihak Pemerintahan, dll. Hadapi &jelaskan ttg Open Mic
Secara periodik buat juga acara Sharing/Gathering yg menghimbau para comic tentang materi yg kurang cocok &beresiko (SARA, Penghinaan,dll)
MC boleh”curi kesempatan”unt informasikan ttg materi yg hrs dihindari sbb bila OpenMic berubah menjadi”panggung bebas” tdk terkendali,….
admin bertanggung jawab. Self Censor tetap ON. Terkendali
Terakhir : Open Mic adalah sebuah acara Gembira !! Semoga sukses!
Beberapa Istilah Dalam Stand-up Comedy
1st Story: skenario yg dibayangkan ke pikiran penonton berdasarkan SetUp
2nd Story: skenario yg dibayangkan ke pikiran penonton berdasarkn Punch dr Joke
Beat: stop sebentar untuk memberikan tekanan (biasanya pd Punch). For the purposes of comic timing !
Blue Material Joke: joke yg menggunakan bahan Sex, scatological (toilet) atau kata kata sumpah serapah (swear words)
Closing Line: Joke terakhir dari penampilan comic yg harusnya mendapat sambutan tertawa besar.
Hammocking: tehnik menempatkan joke yg kurang kuat atau improvisasi diantara dua Jokes yg kuat.
Joke prospector writing system: cara menulis jokes yg terdiri dari dua bagian, Joke Map dan Joke Mine
Joke Diagram: sebuah bantuan Visual untuk mengilustrasikan struktur dari sebuah Joke
Opening Line: Joke pertama dari deretan Joke (set) dlm penampilan seorang Stand Up Comedian
Set: a stand up comedy show of any length
Riffing: verbally bantering with the audience
Joke Map: bagian pertama dr joke prospector writing system dimulai dgn Topik, menciptakan punch premise, mengatur set up premise, dan menyimpulkannya dgn menulis set up.
Rip Into atau ripping: menyerang atau menghina atau menghantam dgn kata kpd salah satu penonton atau comic yg telah melakukan hack atau memang pantas diRip
Segue: kalimat transisi yg gunanya untuk me "leading" dari satu Joke atau Routine ke Joke lain
Take: reaksi mimik muka comedic. Misalnya Jack Benny suka melakukan Take panjang ke penonton
Topical: Jokes ttg peristiwa yg sedang hangat. Mis: Belinda Dee, SEA Games atau Nazarudin
Topic: the single and overall subject of a routine based on a problem
Sumber: kumpulan tweet @RamonPapana
October 2011
20 posts
Anonymous asked: ada semacam kelas mentoring ga untuk pemula yg baru mau belajar atau sekedar share tentang standup comedy dan lalu mencoba open mic didepan sesama orang yg belajar/mentor sebelum terjun ke real audience ? :D i'll exited for that, thanks
StandUpNiteBDG3
Bandung! tgl 30 Okt jam 19.00 akan diadakan #StandUpNightBDG3 di Saung @angklungudjo. HTM Rp 30rb tmasuk first drink
#Tiketbox: Saung @AngklungUdjo jam 16.30-19.00
Pintu venue #StandUpNiteBDG3 akan dibuka jam 18.00-19.00. Ayo hadir tepat waktu supaya bisa masuk dan nonton ;).
Profil para penampil:
Host #standupNiteBDG3 adalah seorang komedian yang sering bawa gitar ke panggung... tapi lupa menggunakannya: @mcd4nny!
#standUpNiteBDG3 akan menampilkan bintang tamu istimewa yang sudah akrab dengan dunia humor bumi parahyangan: Pak Haji Taufik!
Komedian sekaligus penulis humor yang akan selalu hadir... bersama kebotakannya: @ismanhs!
Pengusung sulap-komedi yang saking hebatnya, sampai terlalu sering lupa bahwa dia bisa sulap: @luqmman!
Mahasiswa teladan yang mencontohkan bahwa lulus itu sebaiknya tepat waktu, tidak seperti dia: @genrifinadi!
Komedian yang konon menjadi MLM Enemy Number One: @notaslimboy!
Cowok yang lantang bicara agama dan politik, karena memang setting suaranya cuman satu macam: @ponakannyaom!
Komedian berikutnya adalah cowok yang mungil dan ramping... tapi ditelan penggantinya: @mosidik!
Komedian yang konsisten membuat penonton mendadak cari-cari tombol "Subtitle": @regzindahood!
Ahli impersonation dan musuh besar para cowok yang nge-fans Astrid Tiar: @adriandhy!
Dan headliner #standUpNiteBDG3, komedian yang profesinya kebanyakan buat disebut (atau dicantumkan di KTP): @pandji!
Sharing dari @StandUpIndo bersama Rob Brown dan...
Apa kabar guys? Siang ini kami mau share beberapa highlights penting dari sharing session-nya Paul Ogata dan Rob Brown tadi malam! Ready?
"Tulis ide sebanyak-banyaknya yang muncul di kepala kalian, sebagai materi mentah, elaborasi yang panjang tidak masalah" - Rob Brown
"Setelah menemukan hal lucu dari ide, sebisa mungkin buat menjadi singkat dan padat. Try to get to the funny part faster" - Rob Brown
"Tidak pernah ada sejarahnya sebuah joke akan menjadi lucu dengan membuatnya bertele-tele.." - Rob Brown
"Tulis secara detail joke-mu dalam bentuk kata-kata. Setelah itu selalu berpikir untung edit/trim/potong" - Rob Brown
"Lihat dengan jelas kata per kata dalam joke-mu. Jika ada kata-kata yang dirasa tidak perlu, buang saja. Hapus." - Rob Brown
"Tapi hati-hati dalam menyunting joke. Jangan sampai menghilangkan kekuatan premise. Tujuan kita adalah mencapai 'lucu' lebih cepat"- Rob
"Itu kenapa twitter karakternya terbatas. Mau lucu di twitter, harus bisa singkat & padat. Twitter jadi tempat latihan yang ideal." - Rob
"Sangat penting bagi comic pemula untuk MEREKAM performance-nya sendiri dan evaluasi. Menggelikan memang, tapi membantu luar biasa" - Paul
"Kalian akan terkejut ketika sadar kalian mengeluarkan banyak kata-kata tidak penting seperti 'umm', 'err', atau mengulang2 premise" - Paul
"Setelah lihat rekaman diri sendiri, tulis apa yang kalian dengar dari mulut kalian sendiri. Edit lagi. Terutama 'um..', 'err..' itu" - Paul
"Semakin sering kalian melakukan ini, kalian akan hafal/ingat materi kalian dengan sendirinya. 3 keywords: Write, perform, re-write." - Paul
"Jangan selalu memikirkan untuk selalu punya materi baru, tapi pikirkan untuk punya materi BAGUS." - Rob Brown
"Jangan khawatir orang akan bosan mendengar materi yang sama. Jika kamu menjadi semakin baik, orang akan senang." - Rob
"Kamu harus bisa membuat orang berpikir, 'gila aku sudah mendengar joke ini berulang-ulang tapi tetap lucu!' - Rob
"Jika kamu menjadi semakin matang, orang bukan datang ke show-mu untuk materi-mu, tapi untuk-MU." - Rob Brown
"Malah bisa jadi mereka datang nonton kamu untuk mendengar joke favorit mereka yang mereka ingat dari kamu. Keren kan?" - Rob Brown
"Kita ini seniman, sama seperti rockstar. Gak ada kan orang pergi nonton konser band lalu teriak "Udah pernah denger lagu ini!"" - Rob
"Proses ini membuat materi akan tertanam di otak kalian. Sehingga jika dibawakan untuk kesekian kalinya, sudah seperti bernafas saja." - Rob
"Ya, itu yang membuat comics profesional dunia ketika tampil tidak terkesan menghafal. They sound UNREHEARSED because they REHEARSED!" -Paul
"Penting: jaga energi & antusiasme dalam menyampaikan materi. Bawakan materi yang sama seolah kamu menceritakannya untuk pertama kali" -Paul
Anggap penonton adalah teman-teman, dan kamu sedang "Eh denger nih! Gua punya sesuatu yang keren untuk kalian dengar!" - Paul
"Jangan goyah jika penonton hening. Kadang, mereka hening bukan karena kamu nge-bomb, tapi karena mereka benar-benar mendengarkan" - Rob
"Konsep joke adalah pematahan ekspektasi. Ada sesuatu yang mengejutkan di ujung premise.. ada 'twist'-nya" - Paul
"Jika premise-mu membuat orang berpikir sesuatu, tapi ternyata hal lucunya sudah bisa mereka duga, tidak akan terlalu efektif.." - Rob
"Bisa diakali. Jika kamu punya punchline bagus, buatlah satu set-up dalam premise yang sama, namun bisa menyembunyikan punchline itu," - Rob
"Jika di panggung terjadi hal spontan yang bisa dijadikan joke, syukurilah itu. Mungkin tuhan menikmati performancemu & berbaik hati" - Rob
"Ingat betul format kejadian-kejadian spontan ini. Mungkin bisa dimanfaatkan di kemudian hari jika ada hal serupa terjadi." - Paul
"Misal tadi malam, aku tanya satu penonton,dia mengaku bekerja di statistik. Aku bilang ke istrinya, "kamu pasti cemburu dengan kalkulator..
"Kusimpan itu. Jika suatu hari aku bertemu dgn seorang penonton pelukis, aku bisa bilang ke istrinya, "kamu pasti cemburu dengan cat" - Rob
"Terakhir. Bekerjasama lah dengan sesama comic. Saling bantu dan dukung. Work on things! Komedi tidak akan muncul dalam kesendirian." - Rob
sharing dari @StandUpIndo bersama Rob Brown dan Paul Ogata
Komtung 101: Antara Lawak dan Stand-up Comedy
Sering muncul pertanyaan: “Mengapa membedakan lawak dengan stand-up comedy? Apa karena gengsi?”
Karena memang berbeda dari kedalaman makna. Komedi tunggal (padanan untuk stand-up comedy, atau disingkat komtung) merupakan sebuah format pertunjukan lawak yang memiliki sejumlah konvensi atau pakem tersendiri. Pertanyaan di atas sama dengan, “Kenapa membedakan fiksi dengan...
Ada istilah di stand-up: “Everyone stinks at first.” Dan untuk tahu...
– @StandUpIndo_BDG
Penyusunan Materi
Saat sesi sharing bedah materi komtung, ada satu kesalahan yang banyak dialami comic saat menyusun materi.
Kembali ke format standar lelucon: setup - punchline. Banyak yang berhenti di setup dan mengira itu sudah punchline.
Contoh dari @ismanhs: (Ciri-ciri bukan olahraga) Satu, jika perlu olahraga untuk melakukannya. Ini masih setup. Belum punchline.
Seharusnya ditambah punchline. Misalnya: "Pernah gak ada orang yang lari 10K ngos-ngosan terus ngeluh, 'Gara-gara kurang maen catur nih.'?"
Setup itu mengajukan premis yang memang gak lucu. Lucunya di bagian punchline.
Kadang, dengan penyampaian yang tepat, bagian setup juga bisa lucu. Tapi tetap: harus lanjut ke punchline.
Chris Tucker pernah menyampaikan setup, "Pernah gak tetangga minjem barang ke elu begitu lama... sampai lu harus minjem balik tu barang?"
Cobain aja menyampaikan setup itu ke orang lain sebagai eksperimen. Ketawa gak? Biasanya nggak. Tapi gaya Tucker bisa bikin penonton ketawa.
Contoh deui, ti @TekoAjib: "Main catur dengan calon mertua itu extreme sport." Ini masih setup. Tapi, dengan penulisan ulang...
...kita bisa bikin setup punya punchline mini. Istilahnya "halfway punchline".
Hasilnya: "Main catur itu menegangkan. Apalagi lawan calon mertua. [halfway punchline] Itu malah jadi extreme sport! [tag]"
Dengan menulis ulang, setup yang tadinya sekadar premis jadi tetap tersampaikan plus bonus dua punchline mini.
Itulah kunci penulisan ulang: membuat rangkaian bit kita jadi lebih efektif. Tentunya perlu dijajal juga hasilnya.
Laugh per Minute
LPM = Laugh Per Minute, satuan pengukur kadar kelucuan satu set seorang comic. Cara hitungnya? Ada dua cara: sederhana atau ruwet.
Cara sederhana: hitung total tertawa penonton saat kita bawa materi, dibagi total menit set. Dapatlah rata-rata ketawa per menit.
Nah, berapa LPM komtung sebaiknya? Menurut banyak praktisi, untuk satu set komtung, _minimal_ 4-6 LPM. Dengan kata lain...
...kalau penonton gak ketawa minimal 4 kali dalam satu menit, menit berikutnya mesti lebih banyak. Nah, mari cek materi kita.
Kalau di atas kertas aja set kita nggak sampai 4 LPM, revisi dan revisi terus. Karena nanti saat dijajal apa lagi, bisa meleset.
Salah satu cara memadatkan LPM set: menambahkan halfway punchlines. Lelucon-lelucon kecil saat kita sedang bawakan setup.
Bisa juga menggunakan dua teman yang sudah kami sebut tadi malam: tag dan call back. Mesti baik-baik ama dua ini. Sobat karib kalau bisa.
Karena tag membuat kita hemat waktu dengan tidak membuat setup baru. Langsung sambung punchline dengan punchline.
Dan callback bisa digunakan untuk menambahkan ketawa di atas ketawa. Jadi intens. Tawa biasa jadi diiringi tepuk tangan, misalnya.
Tag dan Call Back
Tag itu punchline lanjutan dari sebuah punchline. Jadi gak ngulang dari setup lagi. (RT @okkyachmad: Tag ama call back maksudnya apa?)
Call back adalah acuan balik ke punchline terdahulu. Ct: @radityadika di #StandUpNite2. Setup: "[Susah] ngadepin cewek ngambek di mobil..."
Punchline: "Menghadapi [cewek yang ngambek] cuman ada satu cara: [pura-pura] mati." Di beberapa joke berikut, dia call back, "Mati!"
Penggunaan tag dan call back yang efektif membuat materi jadi lebih padat kelucuannya. Asal jangan berlebihan, tentunya.
Format Stand Up Comedy
Buat teman-teman comic Bandung yang bakal ikutan open mic: ingat bahwa stand up comedy itu adalah suatu format--ada pakemnya. :)
Bukan berarti harus taat mati, tapi kenali dulu pakemnya. Baru bisa bereksperimen. Sebagai contoh: pakem materi adalah setup-punchline.
Yang disebut setup adalah premis, suatu pernyataan sikap yang gak lucu. Tapi merupakan dasar untuk selanjutnya: punchline, yang bikin lucu.
Kata kunci di sini "sikap". Inggrisnya: "attitude". Kalau cuman pernyataan tanpa sikap, jadinya datar. Tambahkan sikap, jadi menarik.
Menurut Judy Carter, sikap terhadap sesuatu bisa dikategorikan empat: aneh (weird), ngeri (scary), susah (hard), dan bodoh (stupid).
Sikap ini bisa eksplisit (benar-benar disebutkan), contoh: "Nama-nama band sekarang aneh-aneh!" --@RadityaDika
Atau implisit (masih tentang aneh, tapi tidak disebutkan). Contoh: "Kenapa golf termasuk olahraga?" --@ismanhs
Masih contoh sikap aneh/weird yang implisit: "Kenapa toilet ada penjaganya?" --@ernestprakasa
Jadi, ketimbang langsung berusaha cari kalimat lucu, saat menulis materi, mulailah dari premis dulu tentang topik yang mau kita omongkan.
Baru dari premis tersebut kita lanjutkan dengan punchline. Dan ini adalah bagian yang harus lucu. Kalau gak lucu, tulis ulang!
Sering kali apa yang kita rasa sudah lucu di atas kertas, ternyata saat dijajal di atas panggung, gak lucu. Nge-bomb. Inilah guna open mic.
Jadi ayo gabung di #openMicBDG! Baik comic berpengalaman maupun baru, semua kedudukannya (atau keberdiriannya) sama di atas panggung! : )